Rabu, 17 Desember 2025

itimae

aku bisa saja bilang itimae memang licik, gila harta, dan sialan tentu saja. ia beli mobil mewah, berlagak ke mana-mana, hura-hura, pas bayar tagihan listrik tak mau. emang sialan itimae. yah, sabar, sabar. bagaimana pun itimae masih saudara dekat. rumah kami malah dempetan. aku kesal dengan itimae dan malu dengan petugas pln.

aku harus melawan rasa kesal luar biasa di dalam dadaku sendiri. dadaku rasa mau pecah. sabaar, begitu kataku pada diriku sendiri. terlalu banyak pertimbangan yang memberatkan kalau aku panjat loteng, lalu kuputas sambungan kabel listrik ke rumah itimae.

itulah hidup. sabar harus diperbanyak.

sekarang, aku harus melawan kekesalan karena dugaanku bahwa bulan berikutnya itimae juga tak akan mau membayar listrik.

itimae gila. tunggu saja.

kau harus ingat kebaikan, jasa-jasa itimae padamu. banyak juga lah itu. kau hanya memikirkan kekurangan, keburukan orang lain. kebaikan orang kau lupakan. suara hatikan teriak.

itimae  bodoh untuk urusan, kecuali uang. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar